Cerita Jualan Bagai PDKT Tapi Belum Sempat Nembak Udah Putus
Kalo soal pengiriman barang memang sering pakai pos, kalau pakai yang lain misal jne atau tiki itu rawan kena volume, karena produk tasnya itu kebanyakan bentuknya tak beraturan sehingga meski berat gak seberapa tapi makan tempat nah itu yang biasanya memicu penggunaan volume metrik, yang dihitung bukan beratnya tapi ukurannya. Biasanya untuk 1 Kg hanya muat 1 tas aja, kalo dipaksain ya itu itungannya kena volume. Kalau misal tasnya yang kecil-kecil sih bisa muat 2 tas untuk 1 kg.
Soal dropship tas, ngirim barang pakai nama dia alias bukan namaku, ya bisa kok, tapi kalau via jne didekatku sistemnya dah langsung online pakai komputer, jadi data indentitasku sudah diinput sebelumnya, kalau misal aku ngirim tinggal masukin nomer hpku aja gitu. Pernah aku ngirim pakai nama orang lain yang otomatis no hpnya beda gitu kan, bapake terlihat males input data lagi, malah dataku yang mau diedit no hpnya, walau akirnya boleh juga sih ngirim pakai nama orang lain. Itu kalo jne deket tempatku loh ya, kalo ditempat lain gak tau deh.
Aku sih paham juga kenapa dia begitu detail, karena dia kan posisinya mau dijual lagi gitu, dia bilang sekarang itu jualan makin mudah, bisa jual barang pakai nama dia meski yang ngirim bukan dia atau istilahnya adalah droship. Mungkin dia kawatir kalau dia beli untuk orang lain tapi pengirimnya atas namaku gitu. Sempat bilang juga soal etika bisnis gitu-gitu, kalau misal ngirim barangnya pakai namaku meski tidak mencantumkan alamat tokoku gitu mungkin melanggar etika bisnis kali.
Terus ada lagi sih, yang salam-salam kenal, terus ping2 bb terus, tiba-tiba sewot, mungkin karena aku gak kunjung nanggepin gitu. Aku biasanya memang nanggepin yang terlihat pasti-pasti aja gitu misal udah ngirim nama tas yang diinginkan dan alamat yang seperti format order gitu. Kalau gak biasanya aku tanggapin belakangan, atau bahkan gak ditenggepin karena lupa. Untuk kasus yang sewot itu dia bilang intinya "bisa komunikasi gak sih....", lalu karena aku merasa dia belum ngirimin nama tas yang mau dia order ya aku balesnya intinya mau order yang mana sebutin nama barangnya gitu, dia bales lagi yang intinya: "...terimakasih sudah terima pertemanan dibbm, kalo gak suka delcon aja....". Aku sih gak delcon dia, ngapain gitu kan delcon karena aku merasa gak ada masalah, tapi kemudian dia yang delcon aku, mungkin sepet liat kontak aku yaaaaa.
Paling enak memang jualan langsung ke konsumen, kalo konsumen langsung itu dia beli ya beli aja, gak ribet gitu, gak seperti orang beli untuk dijual lagi, tapi ya wajar sih mereka lebih ribet karena ingin memberikan pelayanan yang bagus pada pembelinya gitu.
Arti dari PDKT Tapi Belum Sempat Nembak Udah Putus dalam postingan ini adalah sudah kenalan baik-baik tapi belum sempat beli dia udah mutusin hubungan gitu, tapi kayak gitu juga gak masalah sih karena keputusan sepenuhnya ada ditangan anda para calon konsumen. Aku memang penjual yang nyleneh, jualan dengan cara apa adanya, padahal kalau secara teori jualan itu harus yang sip gitu karena pembeli adalah raja. Kalau bahasa orang nyaleg harus pencitraan gitu, biar terlihat bagus dan keren dimata calon pembeli, jadi harus baik-baikin mereka gitu, tapi karena aku penjual nyleneh jadi ya ngelayanin pembeli itu seperti milih jodoh bibit-bebet-bobot.
Salam Cerita Dari Pojokan,
((((Blognya Widha))))

0 comments:
Posting Komentar